Kemendikbud Gelar Uji Keterbacaan Desain Perencanaan Tendik

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | JAKARTA—Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Besar di undang pada acara Uji Keterbacaan Desain Perencanaan Tenaga Kependidikan Angkatan ke-2 yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 31 Oktober-02 November pada salah satu hotel di Jakarta.

Pada kegiatan angkatan ke-2 ini peserta dari Aceh berasal dari Disdik Aceh, BKA Aceh, Disdikbud dan BKPSDM Banda Aceh, Disdikbud dan BKPSDM Aceh Besar, dan Disdikbud dan BKPSDM Pidie Jaya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dibuka oleh Plt Direktur Pembinaan Tendik Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI, Dr Muhammad Qudrat Wisnu Aji.

Dalam sambutannya Muhammad Qudrat mengatakan latar belakang kegiatan ini dalam rangka pemenuhan pendidik dan tenaga kependidikan profesional diperlukan adanya perencanaan kebutuhan yang komprehensif khususnya tenaga kependidikan.

“Tugas kependidikan tidak hanya terkait dengan pembelajaran, namun juga tugas tambahan lain yang mendukung terlaksananya penyelenggaran pendidikan di satuan pendidikan atau di sekolah, “tambahnya.

Selanjutnya beliau menyebutkan tujuan kegiatan ini untuk melakukan telaah naskah desain dan pedoman perencanaan kebutuhan dan penataan tendik (tenaga kependidikan) untuk mengetahui apakah subtansinya sudah sesuai dengan uraian tugas dan fungsi sub direktorat perencanaan kebutuhan dan pemindahan.

“Kemudian penulisan sudah memenuhi standar sesuai asas efisiensi dan efektivitas, dan mudah untuk dipahami, serta apakah penulisan sudah menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, “lanjutnya.

Muhammaf Qudrat juga menambahkan bahwa hasil yang akan dicapai pada kegiatan ini adanya perbaikan subtansi naskah sehingga semakin sesuai dengan uraian tugas dan fungsi sub-direktorat perencanaan kebutuhan dan pemindahan tenaga kependidikan.

“Perbaikan naskah akademik apakah sudah memenuhi standar sesuai asas efisiensi dan efektivitas, dan mudah untk dipahami serta perbaikan aspek bahasa agar sesuai dengan kaidah bahasa lndonesia yang baik dan benar, “tutupnya.

Pos terkait