ARI Desak Aparat Kepolisian Usut Tuntas Pembunuhan Warga Aceh di Tangerang

  • Whatsapp

BANDA ACEH—Pengoroyokan warga Aceh di Tanggerang atas nama Muhammad Basri Asal Aceh Timur, Jumat 8 Mei 2020 oleh sekelompok Pemuda Tangerang Banten dinilai sangat biadab dan tidak berprikemanusian, ungkap Muhammad Syarif, SHI, M.H Direktur Aceh Research Institute (ARI), untuk itu perlu diusut tuntas.

Lebih lanjut Muhammad Syarif mengatakan; “Muhammad Basri” berprofesi sebagai sopir di sebuah perusahaan kargo di Tanggerang ini dikeroyok oleh massa di kawasan Jalan Raya Wana Kencana Sektor, 12,4 Ciater Tangerang, sekitar pukul 00:21 Wib. Syarif mendesak Aparat Kepolisian setempat untuk mengusut tuntas serta menghukum pelaku dengan seadil-adilnya, jika perlu dihukum mati.

Read More



Lewat video yang menyebar di beberapa group WhatsApp, korban dituduh mencuri sepeda motor, kala itu korban sedang membeli rokok di Alfarmart. Masa kemudian menyerang dan menarik secara paksa korban dengan membabi buta, hingga babak belur.

Lebih lanjut Muhamamd Syarif yang juga Sekjend DPP ISKADA Aceh meminta pelaku dan keluarganya untuk bertannggungjawab sekaligus menangung biaya hidup istri dan keluarga yang ditinggalkan almarhum.

Akhirnya korban mengembus nafas terakhir di RSU Tangerang. Almarhum meninggalkan seorang istri dan anak laki-laki yang masih berumur delapan tahun. Almarhum yang juga Alumni Pesantren Darul Aman Al Aziziyah Meunasah Krueng Peudada ini, semasa hidup dinilai sangat baik dengan kolega kerja.

Related posts