Berkunjung ke Pulau Weh (Sabang)

  • Whatsapp

Oleh : Acinta Humaira (Siswi kelas VA SDN Lambada Klieng, Aceh Besar)
SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR–Saat libur sekolah, saya berkunjung ke Kota Sabang. Saya berangkat bersama keluarga, orangtua, kakak dan adik saya. Saya senang sekali berada di sana. Saya datang sebelum bulan puasa, kami berada di sana selama bulan puasa sampai lebaran tiba.

Pada bulan puasa saya bermain di rumah dan kadang saya jalan-jalan keliling Kota Sabang dengan keluarga yang ada di sana.

Read More





Pada sore hari, saya membeli makanan untuk berbuka puasa. Kami berbuka di rumah nenek, kami sekeluarga berbuka bersama.

Bila malam tiba, kami pergi ke mesjid untuk melaksanakan shalat tarawih. Begitu seterusnya kegiatan kami dalam bulan puasa. Saat malam lebaran tiba, di gelar acara takbiran keliling Kota Sabang, saya dan keluarga sangat menikmati malam itu.

Tibalah hari lebaran, kami sekeluarga Shalat Idul Fitri, yang dilaksanakan pada pagi hari raya.

Setelah selesai shalat, kami pun pulang. Tiba di rumah kami saling bersalam-salaman, berma’af-ma’afan untuk membersihkan diri dari dosa yang telah lalu.

Momen ini sedikit sedih, keluarga mengeluarkan air mata saat meminta ma’af kepada orang yang lebih tua terutama pada nenek dan kedua ibu bapak.

Tibalah momen yang ditunggu-tunggu, hidangan yang sudah lebih dulu disediakan di atas meja, kami makan bersama.

Setelah makan kami silaturahmi ke rumah tetangga dan saudara-saudara. Ada juga saudara yang ziarah ke pemakaman.

Tiga hari kemudian kami pergi ke Mata Ie Resort, disana kami mandi laut dan berfoto bersama keluarga dan juga menikmati makanan dan minuman yang tersedia.

Setelah puas mandi laut, kami semua membersihkan badan dengan mandi di kamar mandi. Hari sudah menjelang sore, kami pun pulang ke rumah.

Seminggu setelah lebaran saya dan keluarga kembali ke Banda Aceh. Saya senang sekali berkunjung ke Sabang, semoga suatu saat nanti dapat kembali lagi. Aku Cinta Sabang.

Related posts