DPP IKAN Bersinergi dengan Disdik Dayah Aceh dalam Program Pasca Rehab Korban Narkoba

  • Whatsapp

BANDA ACEH—Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (DPP IKAN), Syahrul Maulidi, SE, M.Si didampingi Husnul Maab, Wakil Ketua I Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga serta dua anggota lainnya Rusydi dan Jufri mengadakan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El Madny, Jumat (19/6/2020) di ruang kerjanya.

Syahrul menyebutkan kunjungan DPP IKAN dalam upaya membangun sinergitas dalam penanggulangan permasalahan narkoba di Aceh.

Read More



Dalam pertemuan tersebut Syahrul menyampaikan bahwa kondisi saat ini kita masih berjuang dalam mengatasi masalah Covid 19 namun kita juga jangan lemah dalam mengatasi masalah narkoba. “Permasalahan narkoba tetap harus menjadi salah satu prioritas pemerintah Aceh,” ulasnya.

“Karena jumlah angka penyalahgunaan narkoba masih meningkat bahkan menurut laporan dari Kepala BNNP Aceh sudah mencapai 82.000 jiwa dan Aceh saat ini berada di peringkat ke enam secara nasional dan jumlah korban narkoba yang _relapse_ (kambuh kembali) pasca menjalani proses pemulihan di tempat rehabilatasi juga masih terjadi,” terang Syahrul.

Untuk itu DPP IKAN mengajak Dinas Pendidikan Dayah Aceh untuk mengoptimalkan peran dayah (pesantren) dalam program pasca rehabilitasi.

Dalam kesempatan Kadis Dayah Aceh, Usamah Elmadny SAg menyambut baik apa yang disampaikan oleh DPP IKAN dan siap untuk bersinerji.

Menurutnya konten-konten kurikulum dayah seperti pengajian, zikir, nasyid-nasyid, dan instrumen-instrumen spiritual lainnya yang bisa digunakan.

“Ini bukan uji coba, seperti yang sudah dilakukan di Pesantren Suralaya pulau Jawa sana, sudah diakui di nasional bahkan internasional,” terangnya.

“Jadi, sekarang bagaimana para pihak memberi dukungan maksimal agar ada dayah -dayah tertentu untuk dijadikan pilot projek, menarik ini,” tutupnya.[]

Related posts