GERAKAN LITERASI DI SDN 1 SAREE

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—Kembali menapaki perjalanan di hari Sabtu tanggal 23 Februari 2019 untuk berbagi ilmu menggerakkan literasi untuk anak bangsa, dipagi hari yang sangat mendukung dengan cuaca cerah tim 1 yaitu Juwita, S.Pd dan Lisa Fiyerni jam 7. 30 wib sudah siap dan bersemangat 45 pantang menyerah, walaupun perjalanan terbilang cukup jauh melintasi jalan Banda Aceh-Medan menuju ke Saree, dengan sigap tim masing-masing mengendarai sepeda motor.

Perjalanan yang kami tempuh lebih kurang 1 jam, akhinya tim sampai dengan selamat di SDN Saree. Sungguh sejuk terasa di Kota Saree karena letak Saree memang diatas gunung Seulawah, merupakan salah satu gunung berapi yang aktif di daerah Aceh, Saree terkenal dengan keripiknya yang khas sebagai oleh-oleh, beraneka jenis keripik tersedia di Saree.

Read More





Baca juga : GURU

Baca juga : MAMAKU TERCINTA

Selama kegiatan gerakan literasi ke sekolah sasaran, sekolah yang menjadi tujuan tim1 dipastikan hampir 70 persen agak sedikit jauh, namun inilah yang membuat pengalaman tim 1 bertambah seru, kami semakin lebih banyak mengetahui lokasi diwilayah Aceh Besar, dapat menyambung silaturrahmi dengan sesama rekan guru yang lebih luas dan jauh, yang paling seru dapat melihat pemandangan dan tempat wisata yang selama ini belum kami lihat, ibaratnya “ My Trip My Adventure”, serta mengasah keberanian agar dapat menjadi pembalap wanita level lokal, penulis mengajari bu Lisa untuk jadi wanita tangguh, dan harus mampu mengejar waktu dengan tidak berlama-lama di jalan.

Tim disambut dengan ramah oleh dewan guru, kebetulan Bapak kepala sekolah Agus Mawardi,S.Pd tidak bisa berada di sekolah karena harus mengikuti rapat koperasi diluar, dan meminta dewan guru untuk menerima kedatangan tim literasi mewakili beliau.

Tim dipersilahkan masuk keruang pertemuan, dimana semua keperluan untuk acara sosialisasi sudah dipersiapkan oleh dewan guru bersama operator di sekolah tersebut, lalu dewan guru mengarahkan siswa untuk masuk ke ruangan dan duduk dengan tertib. Jumlah siswa yang mengikuti gerakan sosialisasi sebanyak 44 siswa dari kelas IV dan V, serta 4 orang dewan guru.

Acara segera dimulai, pengarahan dan sambutan pertama disampaikan oleh ibu Shinta Putri yang mewakili kepala sekolah.

Dalam arahannya beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim yang sudah mau hadir dan berbagi ilmu kepada guru dan siswa di sekolah tersebut, beliau menyampaikan bahwa selama ini siswa di sekolah tersebut aktif mengunjungi pustaka, dan diruang kelas sudah tersedia sudut baca, selanjutnya beliau berharap ilmu yang disampaikan nantinya akan bermanfaat serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,serta diharapkan kepada siswa untuk dapat memperhatikan dengan baik, tertib, bila ada hal yang belum dimengerti dapat ditanyakan langsung kepada tim literasi.

Sesi inti sosialisasi disampaikan oleh saya sendiri Juwita,S.Pd, diberikan tambahan dan penguatan oleh bu Lisa Fiyerni,S.Pd. Siswa dan guru terlihat sangat serius mengikuti sosialisasi, semua siswa memperhatikan kedepan,dan 3 orang guru tidak berpindah tempat, setia duduk disamping tim selama menyampaikan materi. Acara diselingi dengan membaca surat Al-Alaq dan bernyanyi bersama.

Karya yang disepakati sampai menghasilkan buku adalah antologi puisi, dan waktu yang diberikan tim untuk menulis puisi selama 1 jam, siswa tampak yakin dan cepat menyelesaikan tugas menulisnya, tidak sampai 1 jam sudah banyak siswa yang mengumpulkan karyanya.

Ternyata siswa di SDN Saree sangat pintar menulis puisi, terbukti tim sedikit sulit untuk memilih 3 karya yang terbaik diantara yang baik, hampir semua puisinya bagus dan bermakna.

Akhirnya selesai juga tim menyeleksi karya yang terbagus, yang pertama adalah karya Rifqa Zanjabila darikelas V membuat 2 puisi sekaligus dengan judul “ Guru” dan “Ibu”, kedua karya Nur Salsabila.S dari kelas V dengan judul” MamakuTercinta”, dan yang ketiga karya Nauratul Mazaya dari kelas V dengan judul “ Guru”. Siswa yang karyanya terpilih diminta membacakan puisinya kedepan, tidak lupa tim memberikan sedikit hadiah untuk mengapresiasi siswa.

Sesi akhir Lisa Fiyerni,S.Pd menyampaikan bahwa teruslah untuk berkarya dengan rajin membaca dan menulis, agar kita menjadi hebat, sukses dan terkenal.

Tim juga menyampaikan ini gerakan awal kedepan harapannya dapat dilakukan secara berkelanjutan, dan tim akan turun kembali setelah 2 untuk evaluasi terhadap tindak lanjut dari program literasi ini.
Tim, guru, dan siswa keluar ruangan bersama karena akan dilkakukan sesi photo bersama.

Tidak disangka kembali terjadi, disaat asik bersalam-salaman ternyata tangan lembut bu Shinta Putri menempelkan sesuatu ditangan kami, apalagi kalau bukan angpao, tim sempat tolak menolak, tapi dewan guru di sekolah terus memaksa, ya tim akhirnya dengan senang hati serta mengucap syukur Alhamdulillah untuk ikhlas menerima.
Ikhlas mengantar kita menjadi manusia berkelas.

Penulis : Juwita SPd

Related posts