Kerinduanku

  • Whatsapp

Oleh : Masniar SAg*

FEATURE-–Di saat hujan sedang deras-derasnya dan di saat angin sedang gemuruhnya, di saat itu pula rindu sedang mengggebu…. Rindu akan suasana yang dulu pernah dilalui ….

Rindu akan senyum dan tawa teman sejawat dan anak didikku, ketika melihat tingkah dan ulah mereka, ya….

Rinduku kali ini terfokus pada kerinduan akan suasana ketika disekolah dan rindu akan aktivitas seperti biasanya….

Semua terjadi bukan karena tidak ada sebabnya. Kerinduan yang mungkin sedang dirasakan oleh setiap insan rindu akan aktivitas sehari-hari yang sering dilalui, rindu akan silaturahmi pada orang tua dan sanak famili, rindu akan teman-teman yang selalu setia menemani kala senang maupun sedih…

Rindu pada siswa dan siswi yang selalu membawa keceriaan pada hati, dan tentunya kerinduan akan suasana yang penuh dengan keharmonisan, tanpa pernah peduli dan curiga akan apa yang terjadi setelahnya.

Namun yang terjadi kali ini sungguhlah berbeda dan semuanya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan bukan tidak ada penyebab atau pelajaran didalamnya, karena kita juga harus meyakini bahwa setiap kejadian atau peristiwa tentu ada hikmah dibalik itu semua.

Kita hanya perlu sabar dan bertawakkal serta yang paling terpenting saat ini adalah meyakinkan diri sendiri dan keluarga bahwa semuanya akan baik-baik saja, tentunya apabila selalu mengikuti anjuran protokol kesehatan dan kebijakan pemerintah.

Ya… pastinya Rindu ini akan terobati apabila situasi ini sudah berlalu, keadaan aman dan kondusip, kapan itu ??? Yakinlah bahwa badai pasti berlalu.

Sebagai ummat yang beriman kepada Allah Swt meyakini dengan sepenuh hati bahwa keadaan seperti ini sudah diatur oleh Allah Swt, kita harus mengambil pelajaran sisi positifnya, pastikan Husnuzon kepada Allah Swt, karena barangkali Allah Swt sedang mengInstal bumi yang sebelumnya penuh dengan polusi, maka in syaa Allah Swt ketika penyakit Covid ini di angkat kembali oleh Allah Swt bumi ini kembali bersih, dan semua ummat manusia kembali intropeksi diri, bermuhasabah kepada Allah Swt, karena Allah Swt jualah yang maha pengampun atas segala dosa setiap insan, apalagi momennya sekarang bulan penuh dengan ampunan.

Hari pendidikan Nasional tahun ini kita masih di rumah saja, mari kita merenung dan berdo’a mudah-mudahan muttu pendidikan tidak merosot karena situasi ini, dan walaupun acara HARDIKNAS tanpa seremonial seperti biasanya maka semua guru dan anak-anak indonesia do’a kita adalah “ TETAP SEMANGAT ANAK- ANAK INDONESIA, IN SYAA ALLAH SWT SEMUA KITA DILINDUNGI DARI SEGALA BAHAYA DAN DOSA”.

Walaupun masih belajar di rumah, belum bertemu dengan guru tapi komunikasi selalu berjalan dengan baik , kita yakin juga siswa dan siswi kita sangat merindukan gurunya.

Marilah momen kerinduan ini kita jadikan pelajaran untuk kita memperbayak mengingat Allah Swt, semoga canda tawa anak-anak yang biasanya ramai riuh mereka, belajar bersama, suka duka bersama mengerjakan tugas, bersama guru bisa kita rasakan kembali. Anak didik ku kami merindukanmu….

*Penulis adalah guru PAI SD Muhammadiyah 1 Kota Banda Aceh/Pengurus DPW AGPAII Aceh.

Related posts