Memotong Mata Rantai Covid 19, Korlap Sawang Bagikan Masker di Puskesmas

  • Whatsapp

Aceh Selatan – UPTD Puskesmas Kecamatan Sawang, Aceh Selatan menjadi salah satu titik pembagian 1000 masker untuk Masyarakat Aceh Selatan yang dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2020 sekitar pukul 10:00 WIB.

Donasi 1000 Masker yang digagas oleh empat elemen forum silaturrahmi untuk kemanusiaan di Aceh Selatan adalah Forum Ukhuwah Aceh Selatan (FUAS), Masyarakat Relawan Indonesia (MRI Chapter Aceh Selatan), Ikatan Mahasiswa Aceh Selatan (IMAS Lhokseumawe dan Aceh Utara), dan rumah produksi jahit Kreatif Khimarta Nomut (KKN).

Read More



UPTD Puskesmas Kecamatan Sawang menjadi salah satu titik diantara 4 zona, yakni Labuhan haji – Sawang, Samadua-Tapaktuan, Kluet Raya, dan Bakongan-Trumon.

Effendi, salah satu korlap pembagian donasi 1000 masker zona Kecamatan Sawang mengatakan, donasi ini untuk menindaklanjuti pemutusan mata rantai Covid-19, kita mengajak segenap pemuda-pemudi dan para sukarelawan yang ada di Aceh Selatan terutama Kecamatan Sawang berinisiatif untuk melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat.

“Pembagian masker tersebut dilakukan selama 2 hari mulai dari tanggal 5-6 Mei 2020.” ujar Dek Pendi

Pembagian masker dilakukan dengan mendatangi langsung UPTD Puskesmas Sawang dan langsung membagikan masker tersebut kepada para pasien.

“Tidak hanya pembagian masker saja, disana Saya beserta Teman-teman relawan memberikan edukasi mengenai Covid-19 dan kiat-kiat mencegah penularannya,” kata Effendi.

Efendi menambahkan, adapun tujuan pembagian masker tersebut kepada masyarakat yaitu untuk mencegah penularan covid-19, karena penularan Covid-19 sangat ganas dan mematikan.

“Untuk itu, Forum Ukhuwah Aceh Selatan beserta sejumlah organisasi silaturahmi peduli sosial masyarakat Aceh Selatan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga perilaku hidup bersih, sehat, dan tanpa terkena dampak Covid19.”

“Dengan hidup sehat dan menjaga kesehatan, salah satunya menggunakan masker saat di luar dan keramaian, penyebaran virus corona atau Covid-19 dapat terputus dengan tuntas hingga ke akar-akarnya.” tegas Effendi, Mahasiswa FKIP Bahasa Inggris STKIP Bina Bangsa Getsempena (BBG Banda Aceh).

*Editor: Riri Isthafa Najmi FAMe*

Related posts