Irwansyah, Giat Mengadvokasi Urusan Orang Lain Sejak SLTP

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | BANDA ACEH—Terpilih sebagai wakil rakyat tidak membuat politisi muda ini bersikap bak seorang raja. Dia justru menganggap setelah terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh merupakan sebuah amanah yang berat. Namanya adalah Irwansyah.

“Ini adalah komitmen pribadi saya. Amanah yang saya dapatkan ini adalah amanah yang berat pertanggungjawabannya,” kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu kala ditemui di ruang kerjanya.

Irwansyah menyebutkan amanah tersebut kini didedikasikan untuk kepentingan rakyat, terutama warga di daerah pemilihannya Jaya Baru dan Banda Raya.

“Namanya saja wakil rakyat. Jadi saya memposisikan diri dalam menjalankan tugas di DPR ini, sebagai pembantu rakyat, bukannya bos rakyat atau mitra rakyat,” ungkap Irwansyah  yang juga Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh ini.

Sebagai pembantu rakyat, Irwansyah menyadari banyak hal yang harus dilakukan selama menjadi anggota DPR Kota Banda Aceh. Salah satunya memenuhi setiap harapan konstituen di Dapil yang membawanya duduk sebagai anggota parlemen.

Pria yang identik dengan kacamata tersebut kemudian menjabarkan tugasnya selama di DPR. Salah satunya adalah di bidang pengawasan. Irwansyah mengaku memanfaatkan semua sarana untuk mengoptimalkan fungsi pengawasannya sebagai dewan selama ini. Dia bahkan kerap turun langsung ke lokasi jika mendapat pengaduan dari masyarakat.

“Mereka itu majikan saya, saya harus berpihak kepada mereka,” ujar Lelaki kelahiran 24 Desember 1981.

Kritis Terkadang Mendatangkan Risiko

Irwansyah pun mengakui, menjalankan tugas sebagai anggota legislasi kerap mengalami kendala. Menjadi wakil rakyat dan dianggap sebagai pejabat daerah bukan berarti tidak menuai risiko. Hal inilah yang dirasakan Irwansyah,

Hal yang mendatangkan risiko dalam melaksanakan tugas DPRK adalah ketika menjalankan fungsi pengawasan. “Ada risikonya, ada yang marah. Tapi bagi saya, ketika yang marah lebih sedikit daripada yang suka, maka saya memilih yang mayoritas,” ungkap Irwansyah.

Irwansyah merupakan politisi muda yang dinilai kritis dalam menyoroti berjalannya pemerintahan Kota Banda Aceh. Suaranya yang lantang tak jarang tercantum di berbagai media massa. Sikap ini sebenarnya diperlukan bagi seorang legislatif di parlemen kota setingkat Banda Aceh, agar ibukota Provinsi Aceh tersebut menjadi lebih baik di masa mendatang. “Kenapa saya berani? Karena saya menyuarakan aspirasi masyarakat,” kata Irwansyah.

Apalagi Irwansyah tidak hanya duduk manis dan sesekali bersuara di media agar dikenal publik. Di balik layar, politisi muda PKS ini juga sering mengadvokasi permasalahan yang dihadapi warga. Dia mencontohkan seperti memperjuangkan beasiswa pendidikan kepada masyarakat miskin, mengadvokasi warga yang tidak dapat sarana air bersih, termasuk advokasi terhadap warga yang rumahnya sering kebanjiran.

TOKO CCTV
Melayani Penjualan & Pemasangan CCTV / Security System Wilayah Aceh
+62812 6461 7339

Jasa Pembuatan Website SEO Personal / Instansi / Kantor / Sekolah
+6252 1150 5391